PELATIHAN INTERNASIONAL DI BABUSSALAM

berita Babussalam.

Madrasah di Babussalam yang berlokasi di Mojoagung Jombang ini akan menjadi sister school dari Madrasah Al-Irsyad Islamiyah Singapura, ini bisa dilihat dari kerja sama yang dibuktikan dengan mengdakan pelatihan di Pesantren Babussalam pada tingkat Guru MTs. Babussalam, pelatihan ini diselenggarakan selain untuk menambah keilmuan dari bapak-Ibu guru juga berfungsi sebagai media silaturahim antara Indonesia – Singapura yang di bantu dari Kementerian Agama RI, yang diberi Tema “Intructional Mastery (Teacher Training) bagi Guru madrasah oleh Irsyad Trust Limited Singapore.

Acara ini di buka resmi oleh bapak H. Imam Bukhori, M.Pd selaku Kasi Kurikulum & Sapras Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI dari Jakarta dan juga H. Ja’far Amiruddin,MT Assesor Badan Akreditasi Nasional dan juga termasuk Ketua Maarif DKI Jakarat dan juga  Ibu Zainab Qamari selaku Trainer dari Singapura.

Acara ini juga dihadiri oleh segenab Pengurus dan Pengasuh PP. Babussalam dan para pejabat, diantaranya H. Taufiq Djalil (KanKemenag Madiun), H. Abdul Haris M.Ag (Kepala Kemenag Jombang), Moh. Nur Khojin (Ketua Maarif Jombang), H. Muslimin Abdillah (Pengurus PCNU Jombang) dan Kepala MTs se-Jombang zona 1.

dalam sambutannya H. Imam Bukhori, M.Pd selaku Kasi Kurikulum & Sapras Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI dari Jakarta saat sambutan menegaskan “selama ini madrasah dianggap sebagai lembaga nomor dua, karena itu kedepan pasca pelatihan, peserta yang ikut 40 guru dari BKMS Madrasah Zona 1 harus mampu mengembangkan manajemen madrasah yang baik, sehingga dalam mencetak anak didik menghasilkan generasi yang berkarakter, mampu sejajar secara kemampuan dengan hasil alumni lembaga pendidikan pada umumnya”. sedangkan sambung dari kepala MTs. Babussalam Isa Mansur, M.Pd.I, menyampaikan alasan kenapa mendatangkan trainer dari Madrasah Al-Irsyad Islamiyah Singapore, beliau mengatakan “sebab lembaga ini merupakan lembaga pendidikan Islam modern yang menerapkan pelajaran agama dan umum, tak heran jika jam pelajaran di madrasah lebih lama tiga jam dibanding dengan sekolah lain disingapura. para peserta juga dapat bimbingan bagaimana nanti pengembangan manajemen madrasah, penyusunan/pemakainan buku ajar yang berkualitas serta arahan metode pembelajaran abad 21.

“Sehingga nantinya tidak hanya MTs. Babussalam Kalibening yang menjadi mercusuar/model, akan tetapi semua madrasah yang ada akan menjadi madrasah yang unggul sehingga menghasilkan peserta didik berprestasi dan mampu seimbangkan ilmu dunia dan akhirat,” pungkas pak isa.

Jumlah peserta 40 guru, yang berasal dari berbagai madrasah di Jombang tingkat MTS di zona 1, pelatihan sendiri berlangsung selama 6 hari berturut turut dimulai jam 08.30 s/d 16.00 WIB pada jadwal setiap harinya yakni dimulai hari Jum’at, 03 Nop 2017 dan selesai pada Hari Kamis 09 Nop 2017.